SOSIALISASI DAN PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI UNTUK PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI KELURAHAN NEGERI OLOK GADING
DOI:
https://doi.org/10.63324/eipm.3v.1i.175Keywords:
biopori, pengabdian masyarakat, sampah organik, sosialisasi, lingkunganAbstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik melalui sosialisasi dan pembuatan lubang resapan biopori di Kelurahan Negeri Olok Gading. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu penyampaian materi tentang fungsi biopori, demonstrasi pembuatan lubang resapan, dan praktik langsung bersama peserta. Peserta kegiatan terdiri atas warga setempat yang terlibat dalam diskusi, pengamatan alat, dan praktik pengolahan sampah organik rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh informasi praktis mengenai pemanfaatan sampah organik sebagai bahan isian biopori serta memahami fungsi biopori dalam membantu peresapan air dan mengurangi timbunan sampah rumah tangga. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan 10 lubang resapan biopori sebagai contoh penerapan teknologi sederhana berbasis lingkungan. Meskipun belum dilakukan pengukuran pre-test dan post-test, respons peserta selama kegiatan menunjukkan adanya ketertarikan untuk menerapkan biopori di lingkungan rumah. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pengelolaan sampah organik yang lebih sederhana, murah, dan berkelanjutan di tingkat masyarakat.
References
Amalia, G., Baniva, R., & Fatur Ramadhan, M. (2023). Edukasi pemanfaatan biopori sebagai upaya penanggulangan penumpukan sampah organik dan mencegah banjir. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4(2), 851–858. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i2.938
Arifin, Z., Tjahjana, D. D. D. P., Rachmanto, R. A., Suyitno, S., Prasetyo, S. D., & Hadi, S. (2020). Penerapan teknologi biopori untuk meningkatkan ketersediaan air tanah serta mengurangi sampah organik di Desa Puron Sukoharjo. SEMAR: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat, 9(2), 53–63. https://doi.org/10.20961/semar.v9i2.43408
Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung. (2025). Luas daerah di Kecamatan 010 Teluk Betung Barat menurut kelurahan. BPS Kota Bandar Lampung.
Mariani, A., Muflih, A., Isna, A., & Zainuddin, A. (2024). Implementasi biopori sebagai solusi pengelolaan limbah sampah di Pawon Urip Desa Tunjungrejo Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 4(6). https://doi.org/10.59818/jpm.v4i6.1001
Munawaroh, A. S., & Hidayatullah, A. (2021). Analisis prasarana lingkungan Kampung Negeri Olok Gading Lampung. Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan, 3(1). https://doi.org/10.47970/arsitekta.v3i01.209
Ramadan, A. N. A., & Hendardi, A. R. (2020). Pemanfaatan lubang resapan biopori di RW 03 Kelurahan Sambongjaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(4). https://doi.org/10.22146/jpkm.54253
Ruslinda, Y., Aziz, R., Arum, L. S., & Sari, N. (2021). The effect of activator addition to the compost with biopore infiltration hole (BIH) method. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(1), 53–59. https://doi.org/10.14710/jil.19.1.53-59
Sari, W. N., Atsushi, I., Toshiyuki, S., & Dewanti. (2020). The implementation of urban drainage maintenance to reduce inundation risk: Case study in Tegal, Indonesia. The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 1(3), 241–257. https://doi.org/10.46456/jisdep.v1i3.77
Sumiati, A., Budiyono, D., Rosdiana, Y., Kurniawan, H., & Astutik, A. (2025). Implementasi pengelolaan sampah rumah tangga menjadi produk pupuk kompos dengan metode Takakura pada masyarakat Desa Jombok, Kabupaten Malang. JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia, 10(2). https://doi.org/10.33366/japi.v10i2.7334






