OPTIMALISASI BIOPORI UNTUK KONSERVASI AIR DAN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK BERBASIS MASYARAKAT

Authors

  • Rudi Santoso UIN Raden Intan Lampung Author
  • Bela Dwi Adelia UIN Raden Intan Lampung Author
  • Rita Zaharah UIN Raden Intan Lampung Author

DOI:

https://doi.org/10.63324/eipm.3v.1i.154

Keywords:

biopori, konservasi air, pengabdian masyarakat, sampah organik, teknologi tepat guna

Abstract

Lubang Resapan Biopori (LRB) merupakan teknologi tepat guna yang dapat mendukung konservasi air sekaligus pengelolaan sampah organik rumah tangga. Program pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada 30 Juli–6 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konservasi air, mengurangi potensi genangan, dan menyediakan media pengolahan sampah organik berbasis masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui lima tahapan, yaitu survei lokasi, sosialisasi, pelatihan, pembuatan biopori, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 12 mahasiswa KKN, 3 perangkat kelurahan, dan 35 warga dari beberapa RT di Kelurahan Keteguhan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 100 titik lubang resapan biopori berhasil dibuat di area permukiman warga dan lokasi strategis yang berpotensi mengalami genangan. Selain itu, warga memperoleh pemahaman dan keterampilan praktis dalam membuat, mengisi, dan merawat biopori sebagai media resapan air serta pengomposan sampah organik. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi terhadap 100 titik biopori, dokumentasi lapangan, dan diskusi singkat dengan 15 perwakilan warga serta perangkat kelurahan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa masyarakat merespons positif kegiatan ini karena biopori dinilai mudah dibuat, murah, dan bermanfaat untuk mengurangi sampah organik rumah tangga. Dengan demikian, program ini menunjukkan bahwa biopori dapat menjadi solusi sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan untuk mendukung konservasi air, pengelolaan sampah organik, serta mitigasi genangan berbasis partisipasi masyarakat.

References

Akhmad, A. S., Ikhtisholiyah, I., Suprihatin, H., Sa’idah, N., & Mantovani, M. D. E. (2025). Edukasi dan implementasi lubang resapan biopori untuk mitigasi banjir dan pengelolaan sampah organik. Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 32–56. https://doi.org/10.35309/dharma.v6i1.513

ANTARA. (2024, August 16). Sampah rumah tangga capai 800 ton per hari di Bandarlampung. Antaranews. https://lampung.antaranews.com/berita/737655/sampah-rumah-tangga-capai-800-ton-per-hari-di-bandarlampung

ANTARA. (2025, March 6). Volume sampah di Kota Bandarlampung naik jadi 1.000 ton per hari selama Ramadan. Antaranews. https://lampung.antaranews.com/berita/767089/dlh-bandarlampung-volume-sampah-naik-jadi-1000-ton-per-hari

Arifin, Z., Tjahjana, D. D. D. P., Rachmanto, R. A., Suyitno, S., Prasetyo, S. D., & Hadi, S. (2020). Penerapan teknologi biopori untuk meningkatkan ketersediaan air tanah serta mengurangi sampah organik di Desa Puron Sukoharjo. SEMAR: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat, 9(2), 53–63. https://doi.org/10.20961/semar.v9i2.43408

Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung. (2025). Kota Bandar Lampung dalam angka 2025. https://bandarlampungkota.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/2eefa875982a6dbe0a1d4b50/kota-bandar-lampung-dalam-angka-2025.html

Badu, R. R., Lukum, W., Tahir, M. R., & SM, F. (2023). Efektivitas teknologi biopori dengan pengolahan sampah organik untuk meningkatkan laju infiltrasi tanah. Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo, 8(2), 55–62. https://doi.org/10.30869/jtpg.v8i2.1260

Baguna, F. L., Tamnge, F., & Tamrin, M. (2021). Pembuatan lubang resapan biopori (LRB) sebagai upaya edukasi lingkungan. Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 131–136. https://doi.org/10.24198/kumawula.v4i1.32484

Fathurrohman, M. I., Erinasari, F. D., Hawa, U. M., & Farisa, D. T. (2023). Inovasi lubang resapan biopori menggunakan pipa paralon sebagai upaya mengurangi penumpukan sampah organik di Desa Margasari. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 5(1), 61–67. https://doi.org/10.29244/jpim.5.1.61-67

Gholam, G. M., Kurniawati, I. D., Laely, P. N., Amalia, R., Mutiaradita, N. A., Rohman, S. N., Pangestiningsih, S., Widyaningsih, H., & Amalia, K. R. (2021). Pembuatan dan edukasi pentingnya lubang resapan biopori (LRB) untuk membantu meningkatkan kesadaran mengenai sampah organik serta ketersediaan air tanah di Dusun Tumang Sari Cepogo. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 9(2), 108–116. https://doi.org/10.26418/jtllb.v9i2.48548

Meilani, S., Kartika, W., & Navanti, D. (2020). Peningkatan resapan air hujan dan reduksi sampah organik di wilayah permukiman dengan pembuatan lubang resapan biopori. Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 63–68. https://doi.org/10.31599/jstpm.v1i2.431

Mustopa, A. K., Rianto, I. A. D., Dewi, R. L., Aziz, S. S., Agnesia, N., Jelata, T. I., Silalahi, M. R. M., Rahmi, M. W., Andini, P., & Arinana, A. (2023). Pencegahan banjir dan penumpukan sampah melalui penerapan lubang biopori di Desa Jayabakti, Sukabumi. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 5(1), 34–42. https://doi.org/10.29244/jpim.5.1.34-42

Ruslinda, Y., Aziz, R., Arum, L. S., & Sari, N. (2021). The effect of activator addition to the compost with biopore infiltration hole (BIH) method. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(1), 53–59. https://doi.org/10.14710/jil.19.1.53-59

Yulianto, G., Iswantari, A., & Yulandari, D. Y. (2023). Edukasi pengolahan sampah organik rumah tangga dan pembuatan lubang biopori. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 5(1), 1–9. https://doi.org/10.29244/jpim.5.1.1-9

Downloads

Published

2026-06-02

How to Cite

Santoso, R., Adelia, B. D. ., & Zaharah, R. . (2026). OPTIMALISASI BIOPORI UNTUK KONSERVASI AIR DAN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK BERBASIS MASYARAKAT. EduImpact: Jurnal Pengabdian Dan Inovasi Masyarakat, 3(1), 23-34. https://doi.org/10.63324/eipm.3v.1i.154